Negara Republik Indonesia

negara republik indonesia

Asal Usul Nama Indonesia

Sejarah nama Indonesia mulai dipopulerkan pada tahun1800-an. Sejarawan Universitas Oxford, yang bernama Peter Carey bependapat,nama Indonesia muncul dan diperkenalkan James Richardson Logan tahun 1850melalui Journal of Indian Archipelago and Eastern Asia.

Logan adalah seorang editor majalah Penang Gazette yangberkebangsaan Skotlandia, wilayah Straits Settlement-kini Negara Bagian Penang,Malaysia. Ia bermukim di sana kurun waktu 1842-1847.

Nama yang diperkenalkan adalah Indonesia untuk menyebut Kepulauan Hindia yang waktu itu merupakan jajahan Belanda sehingga disebut Hindia-Belanda.

– PeterCarey

Pada saat itu, Eropa mengenal wilayah Hindia, yakniHindia-Barat, yaitu wilayah Kepulauan Karibia yang ditemukan C. Columbus yangpada awalnya diyakini sebagai wilayah Hindia (India), pusat rempah-rempah yangdicari orang Eropa.

Setelah ekspedisi Vasco da Gama dan Magellan, ditemukanlahHindia-Timur, yakni Kepulauan Nusantara kita, yang merupakan wilayah pusatrempah-rempah yang selama berabad-abad dicari orang Eropa.

Wilayah Nusantara tersebut merupakan persimpangan peradabandan pengaruh budaya India dan Tiongkok sehingga ilmuwan Perancis, DennisLombard, menyebutnya sebagai carrefour de civilization atau silang budaya.

Sejarawan Yayasan Nation Building (Nabil), Didi Kwartanada, menambahkan, informasi tentang seorang priayi Inggris, Earl George Samuel Windsor (1813-1865).

Dalam karya ilmiah berjudul On The Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations (1850) mengusulkan sebutan khusus bagi warga Kepulauan Melayu atau Kepulauan Hindia (Hindia-Belanda) dengan dua nama yang diusulkan, yakni Indunesia atau Malayunesia.

Tokoh lain yang disebutkan Peter Carey dan Didi Kwartanadaadalah ilmuwan Jerman, Adolf Bastian (1826-1905), Guru Besar Etnologi diUniversitas Berlin, yang memopulerkan nama Indonesia di kalangan kalanganterdidik Belanda.

Bastian memopulerkan nama Indonesia dalam bukunya berjudulIndonesien; Oder Die Inseln Des Malayischen Archipel terbitan 1884 sebanyaklima jilid.

Buku tersebut memuat hasil penelitiannya di Nusantara dalamkurun 1864-1880. Menurut Carey, Bastian membagi wilayah Nusantara dalam zonaetnis dan antropologi.

Letak Astronomis

Terletak pada 6` LU (Lintang Utara), 11` LS (Lintang Selatan) dan antara 95` BT (Bujur Timur) – 141` BT (Bujur Timur)

Jika dilihat dari posisi astronomisnya, Indonesia terletakdi kawasan iklim tropis dan berada di belahan bumi bagian timur.

Hal ini membuat Indonesia selalu disinari matahari sepanjangtahun. Di Indonesia hanya terjadi dua kali pergantian musim dalam satu tahun,musim kemarau dan penghujan.

Negara-negara yang memiliki iklim tropis pada umumnyadianugrahi bentang alam yang luar biasa. Curah hujan tinggi akan membuat tanahmenjadi subur. Flora dan fauna juga sangat beraneka ragam.

Sedangkan pengaruh dari letak dilihat dari garis bujur, makaIndonesia memiliki perbedaan waktu yang dibagi menjadi tiga daerah waktu:

  • Indonesia bagian timur (WIT)
  • Indonesia bagian tengah (WITA)
  • Indonesia bagian barat (WIB)
posisi geografis dan astronomis

Letak Geografis

Letak geografis ditentukan berdasarkan posisi fisikdibanding posisi daerah lain. Indonesia terletak diantara Benua Asia dan BenuaAustralia, serta Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Posisi Indonesia sangat setrategis dan penting dalamkaitannya dengan perekonomian. Indonesia berada persimpangan lalu lintas dunia.

Letak geografis merupakan salah satu determinan yangmenentukan masa depan dari suatu negara dalam melakukan hubungan internasional.

Walaupun kadang diacuhkan, kondisi geografis suatu negarasangat menentukan peristiwa-peristiwa tertentu yang memiliki pengaruh secaraglobal. Seperti peta bencana dll.

Robert Kaplan menuturkan bahwa geografi secara luas akanmenjadi determinan yang mempengaruhi berbagai peristiwa lebih dari pada yangpernah terjadi sebelumnya (Foreign Policy, May/June, 09).

Kondisi Geologis

Letak geologis adalah letak suatu wilayah melihat keadaan geologinya. Berdasarkan kondisi geologinya, gugusan pulau-pulau di Indonesia dapat dikategorikan menjadi 3 daerah, yaitu :

  • Daerah Dangkalan Sunda
  • Daerah Dangkalan Sahul
  • Daerah Antara Dangkalan Sunda Dan Dangkalan Sahul

Pada wilayah bagian barat adalah merupakan bagian dari Benua Asia, Indonesia bagian timur merupakan bagian dari Benua Australia, sedangkan Indonesia bagian tengah merupakan peralihan yang disebut daerah Wallace.

Dilihat dari garis alur pegunungan yang ada, kepulauan Indonesia terletak di antara dua rangkaian pegunungan muda.

Pegunungan bagian barat merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Sirkum Mediterania, sedangkan pegunungan bagian timur merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Sirkum Pasifik.

Akibat dari letak geologis Indonesia tersebut adalah:

  • Kepulauan Indonesia Memiliki Banyak Gunung Api Yang Aktif.
  • Laut Di Bagian Indonesia Barat Dan Lndonesia Timur Dangkal, Di Indonesia Tengah Lautnya Dalam
  • Indonesia Menyimpan Banyak Barang Tambang Mineral
  • Wilayah Indonesta Termasuk Daerah Yang Labil Dan Sering Mengalami Gempa Bumi Tektonik Dan Vulkanik
  • Pegunungan Di Indonesia Merupakan Rangkaian Pegunungan Muda Sirkum Mediterania Dan Sirkum Pasifik

Luas Wilayah dan Pulau

Luas Indonesia: 5.176.800 km2
Luas Daratan: 1.904.300 km2
Luas Lautan / Perairan: 3.272.500 km2
Banyak Pulau: Sekitar 17.504 pulau
Pulau yang belum dihuni: Sekitar 12.736 pulau
Pulau belum bernama: Sekitar 9.634 pulau
Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia 2004

Bentuk Pemerintahan

Republik : Artinya pemerintahan yang berkedaulatan rakyat dan dikepalai oleh seorang presiden

Kepala Negara

Gelar kepala negara indonesia adalah presiden. Presiden dibanttu oleh seorang wakil presiden dan para menteri yang tergabung dalam sebuah kabinet

Bendera, Bahasa danLagu Kebangsaan

Sang Saka Merah Putih,Bahasa Indonesia dan Indonesia Raya.

Undang-undang dan Dasar Negara

Undang-Undang Dasar 1945

Pancasila. Teks pancasila terdapat pada alinea keempat Pembukaan Undang-udang dasar 1945 yang berbunyi:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan / Perwakilan
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Lambang Negara

Garuda Pancasila adalah burung Garuda yang sudah dikenal melalui mitologi kuno dalam sejarah bangsa Indonesia, yaitu kendaraan dewa Wishnu yang menyerupai burung elang rajawali.

garuda pancasila

Lambang Garuda menggambarkan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang besar dan negara yang kuat. Warna emas pada tubuhnya melambangkan keagungan dan kejayaan.

Garuda memiliki paruh, sayap, ekor dan cakar yang melambangkan kekuatan dan tenaga pembangunan.

Jumlah bulu Garuda Pancasila melambangkan hari proklamasi kemerdekaan, Antara Lain:

  • 17 Helai bulu pada sayap
  • 8 Helai bulu pada ekor
  • 19 Helai bulu dibagian bawah perisai atau pada pangkal ekor
  • 45 Helai bulu pada leher

Perisai

Perisai telah lama dikenal dalam peradaban budaya indonesia sebagai bagian senjata yang melambangkan perjuangan dan pertahanan untuk mencapai tujuan besar.

Di tengah perisai terdapat sebuah garis hitam tebal yang melukiskan garis khatulistiwa yang menggambarkan lokasi negara kesatuan republik indonesia, yaitu negara tropis yang dilintasi garis khatulistiwa membentang dari timur ke barat.

Warna dasar pada perisai adalah warna bendera kebangsaan indonesia. Sedangkan pada bagian tengahnya berwarna dasar hitam.

Pada perisai terdapat lima buah bagian yang mewujudkan dasar negara pancasila. Pengaturan lambang pada bagian perisai adalah sebagai berikut:

  • Sila pertama: dilambangkan dengan cahaya di bagian tengah perisai berbentuk bintang yang bersudut lima berlatar hitam.
  • Sila kedua: dilambangkan dengan talirantai bermata bulatan dan persegi di bagian kiri bawah perisai berlatarmerah.
  • Sila ketiga: dilambangkan dengan pohon beringin di bagian kiri atas perisai berlatar putih.
  • Sila keempat: dilambangkan dengan kepala banteng dibagian kanan atas perisai berlatar merah.
  • Sila kelima: dilambangkan dengan kapas dan padi di bagian kanan bawah perisai berlatar putih.

Pita bertuliskan semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Kedua cakar Garuda Pancasila mencengkeram pita putih dengan text “Bhinneka Tunggal Ika” berwarna hitam.

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika merupakan kutipan dari Kakawin Sutasoma karya Mpu Tantular. Kata “bhinneka” memiliki arti beraneka ragam atau berbeda-beda, kata “tunggal” artinya satu, kata “ika” berarti itu.

Secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai “Beraneka Satu Itu”, yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada dasarnya tetap satu kesatuan, bahwa di antara pusparagam bangsa Indonesia adalah satu kesatuan.

Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam suku bangsa, budaya, bahasa daerah, ras, agama dan kepercayaan.